Perlekatan Bayi dan Ibu Saat Pemberian ASI yang BAIK dan TIDAK BAIK

wp-1450550377103.jpgPerlekatan Bayi dan Ibu Saat Pemberian ASI yang BAIK dan TIDAK BAIK

Perlekatan yang benar antara ibu dan bayi saat pemberian ASI adalah kunci keberhasilan menyusui, Agar bayi dapat menghisap secara efektif, maka bayi harus mengambil cukup banyak payudara kedalam mulutnya agar lidahnya dapat memeras sinus laktiferus. Bayi harus menarik keluar atau memeras jaringan payudara sehingga membentuk puting buatan/ DOT yang bentuknya lebih panjang dari puting susu. Puting susu sendiri hanya membentuk sepertiga dari puting buatan/ DOT. Hal ini dapat kita lihat saat bayi selesai menyusui. Dengan cara inilah bayi mengeluarkan ASI dari payudara. Hisapan efektif tercapai bila bayi menghisap dengan hisapan dalam dan lambat. Bayi terlihat menghentikan sejenak hisapannya dan kita dapat mendengar suara ASI yang ditelan.  Jika bayi tidak melekat dengan baik maka akan menimbulkan luka dan nyeri pada puting susu dan payudara akan membengkak karena ASI tidak dapat dikeluarkan secara efektif. Bayi merasa  tidak puas dan ia ingin menyusu sering dan lama. Bayi akan mendapat ASI sangat sedikit dan berat badan bayi tidak naik dan lambat laun ASI akan mengering. 

Tanda perlekatan bayi dan ibu yang baik

  • Lebih banyak areola bagian atas yang terlihat dibanding bagian bawah
  • Tidak menimbulkan rasa sakit pada puting susu
  • Dagu menyentuh payudara
  • Mulut terbuka lebar
  • Bibir bawah terputar keluar

Tanda perlekatan ibu dan bayi yang tidak baik :

  • Lebih banyak areola bagian bawah yang terlihat
  • Terasa sakit pada puting
  • Dagu tidak menempel pada payudara
  • Mulut bayi tidak terbuka lebar-    Bibir mencucu/ monyong
  • Bibir bawah terlipat kedalam sehingga menghalangi pengeluaran ASI oleh lidah

Perlekatan yang benar

  • Bayi datang dari arah bawah payudara
  • Puting diarahkan ke atas ke langit-langit bayi
  • Telusuri langit-langit bayi dengan putting sampai didaerah yang tidak ada tulangnya, diantara uvula (tekak) dengan pangkal lidah yang lembut
  • Putting susu hanya 1/3 atau ¼ dari bagian dot panjang yang terbentuk dari jaringan payudara
  • Hidung bayi berhadapan dengan puting susu
  • Dagu bayi merupakan bagian pertama yang melekat pada payudara (titik pertemuan)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s